
Kenikmatan Ayam Palekko yang Bikin Gagal Diet
Aduh bun, siang-siang gini hawanya pengen banget makan yang pedes, seger, tapi tetep gurih gitu kan? Pas banget tadi pagi tukang sayur langganan nggak jualan hari ini, manfaatin sisa stok di dapur aja deh. Kebetulan ada stok ayam di freezer, langsung deh otak aku traveling ke masakan khas Sulawesi Selatan yang satu ini: Ayam Palekko! Jujurly dulu awal nyoba resep ini aku sempat gagal total gara-gara salah masukin takaran air, eh bukannya jadi kering medok malah jadi kayak opor bening wkwk! Tapi sekarang, resep ini malah jadi rebutan anak-anak dan pak suami di rumah.
Ayam Palekko ini sebenernya kuncinya ada di keseimbangan rasa pedas cabe rawit dan asamnya yang khas. Kalau di asalnya sana, biasanya pakai itik atau bebek, tapi pakai ayam pun rasanya tetep juara kok kalau bumbunya pas. Masaknya juga nggak butuh waktu berjam-jam, cocok banget buat bunda-bunda yang lagi ribet urusan domestik tapi pengen tetep nyajiin makanan yang sekelas resto bintang lima. Pokoknya siap-siap aja masak nasi lebih banyak ya, karena bumbunya itu lho yang bikin kita pengen nambah terus!
Bahan-Bahan Utama
- 1/2 kg Ayam (Potong kecil-kecil banget ya bun, tips rahasia: makin kecil potongan ayam, bumbu bakal makin meresap sampai ke tulang!).
- 15-20 buah Cabe Rawit Merah (Sesuaikan sama level tahan pedas kalian ya).
- 8 butir Bawang Merah.
- 5 siung Bawang Putih.
- 2 ruas Kunyit (Bakar sebentar biar nggak bau langu).
- 1 ruas Jahe.
- 3 butir Kemiri sangrai.
- 1 batang Serai (Memarkan).
- 2 lembar Daun Salam.
- 1 sdm Air Asam Jawa kental (Wajib ada buat penyeimbang rasa gurihnya).
- Garam, kaldu jamur, dan gula secukupnya.
- Minyak goreng untuk menumis.
Langkah-Langkah Memasak
- Langkah pertama, cuci bersih ayam yang sudah dipotong kecil. Lumuri dengan sedikit garam dan air perasan jeruk nipis supaya nggak amis, diamkan 10 menit lalu bilas kembali.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabe rawit, kunyit, jahe, dan kemiri. Tips teknis rahasia: Jangan pakai blender sampai halus banget ya bun, ulek kasar atau pakai chopper sebentar aja supaya tekstur bumbunya masih ada gregetnya pas dimakan nanti!
- Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus bersama serai dan daun salam sampai harumnya memenuhi seisi dapur. Pastikan bumbunya benar-benar matang ya biar nggak sakit perut.
- Masukkan potongan ayam ke dalam tumisan bumbu. Aduk-aduk sampai ayam berubah warna dan mengeluarkan air alaminya.
- Tambahkan air asam jawa, garam, gula, dan kaldu jamur. Kecilkan api sedikit, lalu tutup wajannya. Masak dengan teknik slow cooking sampai airnya menyusut dan bumbu terlihat berminyak (tanak).
- Instruksi penting: Jangan sering-sering diaduk pas air sudah mulai asat supaya ayamnya nggak hancur, cukup pastikan bagian bawahnya nggak gosong aja.
- Koreksi rasa, kalau sudah pas pedas-asam-gurihnya, angkat dan sajikan selagi hangat!
Gimana bun? Gampang banget kan? Masakan ini tuh bener-bener penyelamat di tanggal tua tapi pengen makan mewah. Rasanya yang nendang pasti bikin suasana makan bareng keluarga jadi makin seru. Jangan lupa share hasil recook bunda di grup WA ya, biar yang lain pada ngiri sama masakan bunda yang super lezat ini. Selamat mencoba di dapur kesayangan masing-masing!
🛒 Rahasia Dapur Resep Bunda
Mau hasil masakan persis seperti resep di atas? Rahasianya ada di alat masak anti lengket dan bumbu pilihan yang biasa kami pakai.
Cek Koleksi Alat Masaknya di Shopee