
Kenikmatan Tekwan Palembang yang Bikin Nagih
Aduhhh bunda, cuaca lagi nggak menentu gini emang paling bener nyruput yang anget-anget dan gurih ya. Jujurly, aku tuh tipe orang yang kalau udah pengen makanan khas Palembang, nggak bisa ditunda-tunda lagi saking ngidamnya. Rasanya tuh unik banget, perpaduan kenyalnya pentol ikan ketemu sama kuah udang yang kaldu banget, plus aroma sedap malam yang khas. Beuh, ngetik ini aja aku udah nelan ludah sendiri lho!
Tapi ya gitu deh, kadang mager banget mau keluar rumah apalagi kalau harus ke pasar pagi-pagi nyari bahan. Makanya, tema masak kita kali ini adalah: Lagi males banget ke pasar, bongkar stok freezer aja deh seadanya. Untungnya di freezer aku selalu sedia daging ikan giling dan sisa kepala udang. Ternyata meski pakai bahan 'seadanya' di kulkas, kalau tekniknya bener, rasanya nggak kalah lho sama yang dijual di resto-resto mahal di Palembang sana.
Dulu awal-awal belajar bikin tekwan, aku pernah gagal total bun. Saking takut lembek, aku kasih sagu kebanyakan. Eh, pas mateng teksturnya malah jadi kayak penghapus sekolah, keras banget dan nggak bisa digigit wkwk! Tapi setelah eksperimen berkali-kali, akhirnya aku nemu takaran yang pas antara ikan, air, dan sagunya. Kuncinya itu di perasaan pas ngadonin, jangan nafsu pengen cepet beres ya. Yuk, langsung aja kita eksekusi dapur hari ini biar anak dan suami pada happy!
Bahan Utama Pentol Tekwan
- 500 gram daging ikan tenggiri giling (Tips: Pastikan ikan dalam kondisi dingin biar hasil pentolnya kenyal alami tanpa pengenyal buatan).
- 350 gram tepung sagu atau tapioka kualitas premium.
- 1 butir putih telur biar teksturnya lebih ringan.
- 250 ml air es.
- 1 sdm garam dan 1 sdt kaldu jamur.
Bahan Kuah Kaldu Udang
- 250 gram udang kupas, cincang kasar (kepalanya jangan dibuang, buat kaldu ya bun!).
- 1.5 liter air.
- 5 siung bawang putih, geprek lalu cincang halus.
- 1 sdt lada bubuk.
- Bahan pelengkap: Jamur kuping (rendam, potong-potong), bengkoang (potong korek api), bunga sedap malam (ikat simpul), dan soun.
Langkah Pembuatan
- Siapkan pentol tekwan: Campur ikan giling, putih telur, garam, dan kaldu jamur. Tuangkan air es sedikit demi sedikit sambil terus diaduk sampai teksturnya seperti pasta.
- Masukkan tepung sagu secara bertahap. Jangan diuleni terlalu kuat, cukup aduk balik pakai tangan atau spatula sampai tercampur rata aja. Kalau terlalu banyak ditekan, pentolnya bakal jadi keras kayak batu, lho!
- Didihkan air di panci, lalu ambil sedikit adonan dengan sendok atau tangan, cemplungkan ke air mendidih. Masak sampai mengapung, lalu angkat dan tiriskan.
- Bikin kuah kaldu: Rebus kepala udang dengan 1.5 liter air sampai mendidih dan warnanya berubah jadi kemerahan. Saring dan ambil air kaldunya saja.
- Tumis bawang putih dan lada bubuk sampai harum banget. Masukkan cincangan daging udang, masak sampai berubah warna.
- Tuangkan tumisan bumbu ke dalam air kaldu. Masukkan jamur kuping, bengkoang, dan bunga sedap malam. Masak sampai semua sayuran layu dan bumbu meresap sempurna.
- Tips Teknis Rahasia: Tambahkan sedikit gula pasir ke dalam kuah untuk menyeimbangkan rasa gurih udang, ini rahasia biar kuahnya nggak cuma asin tapi ada kedalaman rasanya!
- Tata soun dan pentol tekwan di mangkuk, siram dengan kuah panas beserta isiannya. Sajikan dengan perasan jeruk kunci, sambal rawit hijau, dan taburan bawang goreng.
Gimana bun? Gampang banget kan? Sekarang nggak perlu lagi deh jauh-jauh ke Palembang atau nunggu tukang tekwan lewat depan rumah. Dengan manfaatin stok di kulkas, bunda udah bisa jadi pahlawan di meja makan hari ini. Selamat mencoba di rumah ya, jangan lupa spill hasilnya di grup WhatsApp keluarga!
🛒 Rahasia Dapur Resep Bunda
Mau hasil masakan persis seperti resep di atas? Rahasianya ada di alat masak anti lengket dan bumbu pilihan yang biasa kami pakai.
Cek Koleksi Alat Masaknya di Shopee